Pages

Info Saya

----------------------

TENTANG SAYA

Nama saya Lengkapnya adalah Yudi Permana, Saya memang Bukan Seorang Blogger, Desainer atau Apapun Tapi Saya Hanya Seseorang Yang Ingin Selalu Belajar dan Ingin Tahu Sesuatu Yang Baru. Saya hanya Bisa Mengutak Atik yang ada Tanpa Tau Apa Maksud dan Tujuannya. Mohon Untuk Tidak Tersinggung Bila Ada Sesuatu yang sama Dari Blog Ini...

----------------------

Showing posts with label Tasikmalaya. Show all posts
Showing posts with label Tasikmalaya. Show all posts

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

TASIKMALAYA,(PRLM).- Sebanyak 15 titik bangunan dan benda cagar budaya (BCB) di Kota Tasikmalaya akan diteliti arkeolog dari Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Serang bersama tim dari Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Tasikmalaya, mulai Rabu (13/6).

Hasil dari penelitian tersebut nantinya akan menentukan bangunan/ benda yang dinilai sebagai BCB di Kota Tasikmalaya apakah termasuk BCB atau tidak. Kemudian yang termasuk BCB, diklasifikasikan sesuai dengan nilai sejarah bangunan tersebut apakah bernilai lokal, regional, atau nasional.

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Menggali potensi bisnis di Provinsi Jawa Barat memang seakan tak pernah ada habisnya. Melimpahnya sumber daya alam di kawasan Tanah Pasundan ini serta tingginya kreativitas para SDM yang ada di provinsi tersebut. Menjadikan perekonomian di Provinsi Jawa Barat semakin berkembang pesat setiap tahunnya. Tak terkecuali Kabupaten Tasikmalaya, yang menjadi bagian dari Provinsi Jawa Barat dan memiliki beragam jenis potensi kekayaan alam.

Terletak di sebelah tenggara Daerah Priangan, Kabupaten Tasikmalaya memiliki luas wilayah sekitar 2.563,35 km2. Sejak terpisah dari Kota Tasikmalaya yang berkembang menjadi kota otonom pada tanggal 21 Juni 2001 silam, Kabupaten ini sedikitnya membawahi 39 kecamatan dan selanjutnya terbagi lagi menjadi 351 desa dan kelurahan.

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

RAJAPOLAH, adalah salah satu wilayah kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Sejak zaman baheula Rajapolah dikenal sebagai pusat kerajinan anyam-anyaman mulai dari anaym-anyaman dari bahan baku bambu, mendong dan eceng gondok.Dari bahan baku bambu, menong dan eceng gondok menghasilkan hasil kerajinan anyam-anyaman berupa tikar, tempat penyimpanan barang, topi, tudung saji, bakul nasi dan lainnya. Disamping itu, dihasilkan pula berbagai barang cinderamata yang sangat unik dan menarik.
Hasil dari anyam-anyaman masyarakat wilayah Kecamatan Rajapolah itu, sangat mudah ditemukan, karena banyak dipasarkan di pertokoan pusat kerajinan di ibukota Kecamatan Rajapolah. Sehingga, jika ingin membawa oleh-oleh sangat mudah untuk memperolehnya. Harganya pun terjangkau dan bervariasi tergantung barang yang diinginkan.
Kegiatan anyam-anyaman di wilayah Kecamatan Rajapolah, banyak dilakukan oleh penduduk hampir di semua kampung yang ada di kecamatan Rajapolah. Misalnya saja di Kampung Pasir Huni, banyak pengrajin anyam-anyaman. Sehingga di kampung itu, banyak ditemukan hamparan tanaman menong.
Dipasarkan ke Berbagai Kota
Anyam-anyaman itu, dipasarkan di Rajapolah dan ada juga yang dijual kepada para bandar untuk dipasarkan ke berbagai kota di Jawa Barat diantaranya ke Bandung, Cianjur, Bogor, Sukabumi, Jakarta dan sekitarnya.
Banyaknya penduduk Rajapolah yang menggeluti kerajinan anyam-anyaman, karena di sekitar tempat tinggalnyabanyak ditemukan tanaman bambu dan lahan pesawahan di sepanjang lereng perbukitan sangat cocok ditanami menong. Bahkan terdapat pula budidaya tanaman eceng gondok.

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Batik bukan saja diproduksi di Pekalongan atau Surakarta maupun Yogyakarta. Batik juga diciptakan di sejumlah kawasan Jawa Barat. Sebut saja Batik Trusmi di Cirebon, atau dermayon di Indramayu, atau batik garutan dari Garut. Satu lagi kota yang terkenal sebagai sentra batik adalah Tasikmalaya. Bahkan pada masanya, kejayaan batik Tasik telah membuat kota ini dijuluki pusat industri batik di selatan Jawa Barat. 
 

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Orang Tasik memang terkenal ulet dan apik. Ini terlihat dari aneka hasil karya mereka yang umumnya mencerminkan keuletan lagi keapikan. Sebut saja kain bordir. Hanya tangan-tangan yang telaten dan jiwa yang harmoni lah yang mampu mengerjakan sebuah karya seni bernama kain bordir. Mojang Tasik adalah sosok yang ada dibalik kisah sukses kain bordir ini. Mereka telaten lagi kreatif dalam mengerjakan motif-motif floral yang indah dan menjadi ciri khas bordir Tasik. 

Pada mulanya seni bordir datang ke Tasikmalaya sebagai serapan dari kebudayaan Cina, namun berkat tangan terampil dan ulet lagi kreatif kaum wanita kota Tasikmalaya, seni ini justru subur berkembang di sana. Tak berhenti sebatas itu, mereka juga membangun nilai tambah bagi seni bordir yang dikerjakannya. Maka terciptalah kebaya, tunik, blus, rok, selendang, kerudung, sprey, sarung bantal, taplak meja, baju gamis, mukena, baju koko, hingga busana sehari-hari dihiasi dengan bordir yang menarik. Tak mengherankan bila industri kain bordir merupakan salah satu produk unggulan dari kota Tasikmalaya.

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Pesona Pariwisata dan obyek wisata Pantai Pangandaran yang begitu indah dan menawan, sebagai sebuah kawasan wisata pantai yang populer, dengan segenap warna-warni aktifitas wisatanya yang menarik, nuansa wisata Pantai Pangandaran yang menggoda untuk dikunjungi, keunikan sebagai karakteristik obyek wisata yang indah, dan segala fenomena keindahan alam dari Pantai laut selatan Pantai Pangandaran dan menjadi geliat kemajuan pariwisatanya.Keindahan "Pantai Pangandaran" dan pesona obyek wisata Pantai Pangandaran mampu menjadi primadona obyek wisata diwilayah Jawa Barat, dan tepat wisata favorit di wilayah Laut Selatan Jawa. Obyek wisata Pantai Pangandaran sebagai rujukan wisata Indonesia pada even Visit Indonesia Year, sebuah tanda pesona yang sangat menarik hingga mampu terkenal hingga ke Manca Negara. Berbagai pesona keindahan yang menawan dari setiap tempat aktifitas wisatanya mampu menjadi daya tarik untuk dikunjungi.
Pantai Pangandaran yang berada di wilayah laut selatan Jawa Barat merupakan obyek wisata area pantai yang mempunyai aneka keunikan pesona wisatanya.

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Gunung berapi di Indonesia, Gunung Galunggung, meningkat aktifitasnya dari status aktif normal menjadi waspada level II pada Selasa (14/2). Gunung di Tasikmalaya, Jawa Barat yang masih menjadi tujuan favorit wisatawan dan memiliki kawah cantik itu sejak Januari telah menunjukkan peningkatan aktifitas.

Suhu kawah Galunggung kini mencapai 40 derajat celcius. Lebih tinggi dari suhu biasanya yang hanya mencapai 27 derajat celcius. Petugas pun menghimbau warga agar menjauhi kawah di atas 500 meter.

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Dimulai pada abad ke VII sampai abad ke XII di wilayah yang sekarang dikenal sebagai Kabupaten Tasikmalaya, diketahui adanya suatu bentuk Pemerintahan Kebataraan dengan pusat pemerintahannya di sekitar Galunggung, dengan kekuasaan mengabisheka raja-raja (dari Kerajaan Galuh) atau dengan kata lain raja baru dianggap syah bila mendapat persetujuan Batara yang bertahta di Galunggung. Batara atau sesepuh yang memerintah pada masa abad tersebut adalah sang Batara Semplakwaja, Batara Kuncung Putih, Batara Kawindu, Batara Wastuhayu, dan Batari Hyang yang pada masa pemerintahannya mengalami perubahan bentuk dari kebataraan menjadi kerajaan.

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Gunung Galunggung
Dari Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia.






Gunung Galunggung merupakan gunung berapi dengan ketinggian 2.167m di atas permukaan laut, terletak sekitar 17km dari pusat kota Tasikmalaya. Terdapat beberapa daya tarik wisata yang ditawarkan antara lain obyek wisata dan daya tarik wanawisata dengan areal seluas kurang lebih 120 hektar di bawah pengelolaan Perum Perhutani. Obyek yang lainnya seluas kurang lebih 3 hektar berupa pemandian air panas (Cipanas) lengkap dengan fasilitas kolam renang, kamar mandi dan bak rendam air panas.

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Pantai Cipatujah merupakan pantai berkarang yang kaya akan terumbu-terumbu untuk ikan-ikan bertelur dan berkembang biak. Pantai ini merupakan pantai yang terlebar dan terpanjang di kawasan Pantai Selatan dengan koordinat 7°44,859′S 108°0,634′E, memiliki pasir besi sehingga sangat baik untuk berjemur dan melakukan aktivitasi rekreasi pantai lainnya.
Keindahan Pantai Cipatujah terlihat dari perpaduan hamparan pantai yang landai, gelombang laut yang besar dan perkebunan kelapa yang subur serta hamparan rumput yang luas. Para peternak kerbau yang tinggal disekitar daerah pantai kerap menggembalakan kerbaunya di padang ini dan sesekali mengadakan atraksi balap kerbau yang diiringi tabuhan pencak , rampak kendang ditambah angklung yang banyak mengundang orang untuk menontonnya.
Banyak aktivitas pantai yang biasa dilakukan oleh wisatawan ketika berkunjung ke daerah ini seperti berenang, voli pantai, sunbathing, memancing di muara sungai Cipatujah dll.
Fasilitas yang ada :
Kios Wisata, Penginapan, Pondok Wisata, Warung-warung makanan dan minuman, Tempat Botram, Panggung Hiburan, Balawista, Gazebo dan Tempat Parkir yang luas.
Aksesibiltas :
Obyek wisata pantai Selatan Cipatujah meliputi area kurang lebih 115 hektar, terletak kurang lebih 74 km dari pusat kota Tasikmalaya.

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Jawa Barat memiliki banyak obyek wisata dengan panorama dan daya tarik tersendiri. Salah satu diantaranya adalah danau kawah Galunggung yang terletak sekitar 17 Km dari jantung kota Tasikmalaya. Tepatnya di wilayah Desa Linggajati Kecamatan Sukaratu.
Berdasarkan catatan sejarah, gunung galunggung sebagai gunung aktip telah mengalami letusan beberapa kali. Letusan yang paling dahsyat terjadi pada tahun 1918 dan 1949. Letusan itu konon yang menjadi awal terbentuknya kubah lava.

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Sejarah Situs Kampung Naga
Kampung Naga berada di Desa Neglasari Kecamatan Salawu Kabupaten Tasikmalaya yang merupakan pusat pengembangan potensi budaya yang terjadi di Kampung Naga merupakan ciri kesederhanaan dan ketaatan akan budaya sendiri sedangkan praktek pembangunannya sendiri mempunyai wawasan lingkungan yang futuristik, baik secara fisik, sosial, ekonomi maupun budaya
Menurut Bupati Tasikmalaya Tatang FH, merasa kagum terhadap masyarakat Kampung Naga karena disana telah ditanam kultur masyarakat yang tidak pernah meminta kepada pemerintah melainkan bagaimana berbuat kepada orang lain karena kekagumannya itu beliau mengeluarkan satu buah buku yang berjudul Masyarakat Kampung Naga Tasikmalaya karena Prof. Dr Ahman Sah. Terdapat tempat-tempat larangan yaitu : 2 hutan larangan, sebelah Timur dan Barat, tempat ini tidak boleh dimasuki oleh seorangpun kecuali pada waktu upacara atau berziarah. Ada satu buah bangunan yang dianggap keramat yaitu “Bumi Ageung” yaitu tempat pelaksanaan rutinitas upacara adat, tempat ini tidak boleh dimasuki kecuali oleh Ketua Adat.
Hari yang diagungkan masyarakat Kampung Naga diantaranya hari Selasa, Rabu dan Sabtu. Pada bulan Syafar tidak boleh melaksanakan upacara adat atau berziarah. Dalam pembangunan rumah-rumah diatur sedemikian rupa yaitu dengan membujur Timur Barat menghadap ke Selatan, setiap rumah harus saling berhadapan untuk menjaga kerukunan antar warga. Praktek pembangunannya pun mempunyai wawasan lingkungan yang futuristik, baik secara fisik, sosial, ekonomi maupun budaya.

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

Sirna sudah kekokohan Masjid Agung Manonjaya di Tasikmalaya, Jawa Barat, ini. Pasalnya, gempa yang terjadi Rabu (2/9) silam menghancurkan masjid sarat sejarah yang berdiri sejak 1832 itu.
Sebagaimana dilansir laman Liputan6.com, Kamis (3/9), sebanyak 60 tiang penyangga yang kerap disebut Dalem Sewidak tak mampu menahan kuatnya gempa. Bagian depan masjid roboh seketika. Kini tinggal kayu-kayu penyangga atap masjid yang berserakan. Untungnya, saat kejadian tak ada orang di dalam masjid.
Bulan suci tahun ini terpaksa harus dijalani dengan rasa duka oleh warga Tasikmalaya. Ratusan santri Riyadul Ulum Wadda'wah pun terpaksa tidur hanya beralaskan tikar sambil menunggu waktu sahur.